Jual NIKE SB kw2


harga 120 rb no nego, memang gambar sama aslinya beda, ini iseng doang ngambil di google, kalau mau beli tinggal contact aja:
FB : Kurniawan Rizky
Nomer Handphone : 087770162292
atau F2F juga bisa

Bangkit Untuk Tembus Zona Eropa


Gregorio Manzano (kanan) menyemangati anak asuhnya. Foto:Daylife
Gregorio Manzano (kanan) menyemangati anak asuhnya. Foto:Daylife
SEVILLA – Pelatih Sevilla menyatakan timnya siap bangkit jelang lanjutan La Liga pada malam (11/5/2011) nanti menghadapi Osasuna. Sang Enternador, Gregorio Manzano berharap kekalahan memalukan akhir pekan lalu tidak melemahkan mental anak-anak asuhnya dan berharap mereka bisa bangkit.

Klub yang bermarkas di Estadio Ramon Sanchez Pijzuan dijadikan pelampiasan kegagalan Real Madrid usai ditumbangkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Sevilla dibantai 2-6 akhir pekan lalu, membuat posisi mereka melorot ke posisi tujuh dan terancam terlempar dari zona Eropa.

Target Los Palanganas yang masih realistis adalah lolos ke Liga Europa dan akan mereka mulai lagi perburuan tiket Eropa tersebut di kandang Osasuna nanti malam. Dalam meraih spot terakhir di Liga Europa, Sevilla harus memenangkan laga-laga terakhir demi menggeser Atletico Madrid dan Atletico Bilbao yang berada satu dan dua tingkat di atas Sevilla.

Pertandingan nanti malam dijamin akan menghadirkan permainan keras, mengingat Osasuna juga butuh poin penuh untuk mengamankan eksistensinya di La Liga musim depan.

“Kami harus bermain pintar menghadapi tim yang didukung para suporter di kandang mereka, mereka menumbangkan Real Zaragoza kemarin demi mengangkat timnya dari zona degradasi,” tandas Manzano.

“Semua orang tahu, mereka akan didukung penuh publik Pamplona. Akan menjadi pertarungan yang keras nanti,” lanjut sang Enternador.

“Kami masih punya tiga partai tersisa untuk meraih target kami menembus Eropa,” tutup Manzano.

(fit)

Casillas: Selamat Kepada Barcelona!


Foto: Iker Casillas/Reuters
Foto: Iker Casillas/Reuters
MADRID - Barcelona baru saja mempertahankan gelar juara La Liga musim ini. Kapten Real Madrid, Iker Casillas, memberikan ucapan selamat kepada rivalnya itu.

Seperti diketahui, Barcelona baru saja mempertahankan gelar juara La Liga, meski hanya bermain 1-1 melawan Levante, kemarin pagi. Keberhasilan Azulgranas ini, mendapatkan ucapan selamat dari Casillas.

"Saya memberikan selamat kepada Barcelona, mereka bermain sangat bagus dan serius di kejuaraan ini. Saya mengucapkan selamat, atas nama saya dan Real Madrid, sama seperti Barcelona menghormati kami ketika berhasil menjadi Copa del Rey, beberapa hari lalu," demikian pernyataan Casillas.

Selain itu, kiper nomor satu Spanyol ini juga menegaskan, para pemain sudah melupakan ketegangan yang sudah terjadi antara para pemain Barcelona dan Real Madrid, yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.

"Setelah 20 hari konfrontasi dengan Barcelona, memang sebuah hal yang normal ketegangan terjadi. Namun, kami sudah melupakan hal itu dan membuka lembaran baru," tandas kiper 29 tahun sebagaimana dilansir situs FIFA, Jumat (13/5/2011).

Sementara itu, mengenai pertandingan final Liga Champions antara Barcelona menghadapi Manchester United di Wembley, 28 Mei mendatang, Casillas menegaskan akan bersikap netral pada laga itu.
(hmr)

Visca Azulgrana!


Foto: Barcelona menjadi juara La Liga untuk kali ketiga beruntun/Reuters
Foto: Barcelona menjadi juara La Liga untuk kali ketiga beruntun/Reuters
VALENCIA – Barcelona memang gagal memetik poin sempurna. Tapi, Valencia tetap menjadi tempat pengukuhan Azulgrana sebagai penguasa La Liga untuk kali ketiga secara beruntun.

Lionel Messi dkk memang hanya butuh tambahan satu angka demi memastikan gelar La Liga. Pasalnya, dengan nilai 92 di dua pertandingan sisa, Real Madrid (86 poin) tak akan mampu mengejar defisit angka.

Azulgrana pun akhirnya berpesta di Ciudad de Valencia meski harus puas dengan hasil imbang 1-1 kontra Levante, Kamis (12/5/2011), berkat gol Seydou Keita (27’) yang kemudian disamakan Felipe Caicedo (41’). Hasil ini sekaligus menjadi gelar ke-21 sepanjang sejarah.

Pep Guardiola menurunkan skuad terbaiknya kala bertandang menghadapi Levante. Bahkan, Eric Abidal tampil sebagai starter mengisi sisi kiri pertahanan Azulgrana.

Seperti biasa, tim tamu tampil menyerang sejak menit awal. Berbekal kepercayaan diri tinggi serta para pemain yang memiliki skill di atas rata-rata, Barca terus menggempur pertahanan Levate.

Namun, trisula Barca dibuat frustrasi dengan rapatnya barisan belakang Levante. Mereka harus menunggu hingga menit 27 untuk memecah kebuntuan.

Berawal aksi Xavi dari lapangan tengah, sang pengatur serangan memberikan umpan lambung kepada Keita. Lepas dari kawalan dua pemain belakang lawan, sundulan Keita bersarang di gawang Munua.

Tertinggal satu gol, kubu tuan rumah tak mau menanggung malu. Beberapa kali serangan Levante membahayakan gawang Victor Valdes. Bahkan tak jarang lini belakang yang dijaga Gerard Pique dibuat keteteran.

Benar saja, Levante berhasil mencuri gol beberapa saat sebelum turun minum. Kesalahan komunikasi Pique dan Valdes tak disia-siakan Caicedo yang langsung menyambar bola dengan kaki kanan. Sepakan Caicedo sempurna bersarang di gawang Valdes.

Pertandingan kian sengit di babak kedua. Barcelona berusaha menambah gol demi menyempurnakan perayaan gelar juara. Di menit 57 aksi individu Messi melewati beberapa pemain belakang, sayang sepakannya dihentikan tiang gawang.

Levante juga tak berhenti memberikan perlawanan. Namun, usaha tim tuan rumah menambah gol tak berhasil.

Messi kembali membuka peluang lewat aksinya melewati pemain lawan, namun lagi-lagi tendangannya melebar di sisi gawang. Hingga wasit meniup peluit akhir, kedudukan imbang 1-1 tak berubah.

Susunan pemain
Levante: G. Munúa , Javi Venta, Nano, Juanfran, Ballesteros, Pallardó, Iborra, Xavi Torres, Valdo, Xisco Nadal, F. Caicedo

Barcelona: Victor Valdés, Abidal, Dani Alves, Piqué, Mascherano, Xavi, Keita, Afellay, Busquets, Messi, Villa
(wei)

"Ferguson, Pelatih Terbaik Dunia"


Sir Alex Ferguson / Foto: Daylife
Sir Alex Ferguson / Foto: Daylife
KOPENHAGEN - Peter Schmeichel urung melupakan kenangan manis sebagai anak didik Sir Alex Ferguson di Manchester United. Mantan penjaga gawang asal Denmark masih mengklaim Ferguson sebagai pelatih terbaik di dunia.

Schmeichel, yang berseragam Setan Merah sepanjang 1991-1999, mengingat kembali memori saat dirinya meraih predikat Penjaga Gawang Terbaik Dunia 1992 dan 1993, tentunya di bawah arahan Ferguson.

Pada 1994, hubungan pria kelahiran 47 tahun silam dengan sang pelatih sempat tidak harmonis lantaran hasil 3-3 dengan Liverpool, dimana sebelumnya United unggul 3-0. Namun keretakan tersebut tak berlangsung lama dan terbukti, Schmeichel turut mengantarkan Setan Merah meraih gelar treble, Premier League, FA Cup dan Liga Champions, pada 1998.

Sah saja jika Schmeichel urung mencabut predikat pelatih terbaik dari Ferguson. “Saya menghargainya sebagai pelatih terbaik di dunia,” cetusnya seperti dilansir The Mirror, Kamis (12/5/2011).

“Saat kami meraih gelar treble, dia telah sukses membangun tim selama bertahun-tahun, sehingga memberikan kepercayaan diri bagi kami. Dia membuat kami yakin bahwa kami adalah tim terbaik dunia, serta punya hak memenangkan semua kompetisi yang kami ikuti,” tuturnya penuh semangat.

Sepanjang kariernya di Old Trafford, Schmeichel turut mengantarkan United meraih lima gelar juara Premier League, tiga trofi FA Cup, satu trofi Carling Cup, serta sekali gelar juara Liga Champions. Sementara itu, Ferguson tengah bersiap menggiring Wayne Rooney dkk meraih gelar ganda, Premier League dan Liga Champions. (far)

Debut Fantastis, Gaji Chicharito Bakal Naik 3 Kali Lipat


Foto: Javier 'Chicharito' Hernandez/Reuters
Foto: Javier 'Chicharito' Hernandez/Reuters
MANCHESTER - Javier ‘Chicharito’ Hernandez sepertinya akan ‘memetik hasil’ penampilan fantastis di musim pertamanya bersama Manchester United. Bintang asal Meksiko ini kabarnya akan mendapat kenaikan gaji signifikan.

Sebagaimana dilaporkan Daily Star, Sabtu (14/5/2011), manajemen klub Setan Merah tengah mempertimbangkan untuk menaikkan gaji pemain berjuluk ‘Kacang Polong Kecil’ ini. Tak tanggung-tanggung, gaji Chicharito kabarnya bakal melonjak hingga tiga kali lipat.

Selain sebagai apresiasi atas performa cemerlangnya, kenaikan gaji ini juga ditujukan untuk membuat striker 22 tahun semakin betah merumput di Old Trafford. Seperti diketahui, rumor terbaru menyebut Chicharito tengah menjadi incaran serius tiga klus elit Eropa, Real Madrid, AC Milan dan Valencia. Kubu El Real bahkan dikabarkan siap menggelontorkan dana tak kurang dari 20 juta poundsterling untuk bisa mendapatkan tanda tangannya.

Saat ini, Chicharito yang direkrut pada awal musim ini, mendapat gaji 20.000 poundsterling per pekan. Namun, mulai musim depan, mantan pilar Chivas Guadalajara ini akan menerima bayaran 60.000 pounds per pekannya. Tak hanya itu, Chicharito juga akan mendapat kontrak baru yang berdurasi empat tahun.

United nampaknya sadar, Chicharito merupakan aset emas yang harus dipertahankan. Hal tersebut sudah dibuktikan Chicharito dengan mampu melesakkan 20 gol di musim pertamanya bersama The Red Devils. Pemain bertubuh mungil ini juga kerap menjadi sosok kunci kemenangan United di laga-laga krusial yang mengantar United di ambang sejarah dengan merebut titel Premier League ke-19 dan menantang Barcelona di final Liga Champions musim ini. (acf)