Penampakan Hantu Tangan Hebohkan Warga


Penampakan tangan hantu di Banyumas (Foto: Saladin A/Global TV)
BANYUMAS- Warga Desa Purwosari, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, digegerkan dengan penampakkan hantu tangan. Penampakan tersebut terekam saat salah seorang warga memotret anaknya dengan menggunakan kamera telepon genggam.

Hasil penampakkan hantu tangan itu, terekam jelas oleh kamera hape. Dua tangan dengan ukuran jari yang panjang serta kuku berbentuk lancip, muncul saat Andi Pamungkas (27) memotret anaknya yaitu Putra Andika yang berumur 3 tahun.

Andi menceritakan, foto ini diambil di dalam rumah. Saat itu Putra Andika dalam posisi berdiri seorang diri. Namun saat melihat hasilnya, Andi mengaku terkejut dengan bayangan yang ada di bagian dada anaknya.

“Saya sendiri terkejut saat melihat hasil jepretan kamera hape saya,” ujar Andi Pamungkas, Rabu (26/1/2011).

Penasaran. Andi pun mencetak hasil jeretannya, bayangan tangan pun terlihat jelas. Warga yang mendengar hal tersebut beramai-ramai menuju kediaman Andi.

Di depan wartawan, Andi yang masih penasaran dengan keberadaan hantu tangan kembali memotret anaknya dalam posisi yang sama. Namun, hantu tangan ini tidak muncul.

Pemilik ponsel dan warga sekitar yakin jika tangan yang muncul di kamera Andi adalah hantu. Namun kebenarannya masih perlu dibuktikan. Andi berharap ada orang yang bisa membuktikan kebenaran penampakan hantu tangan yang muncul ini.

Foto Hantu Bayi Di RS Bikin Heboh Ciamis


Foto: Hantu Bayi RSUD Ciamis
CIAMIS - Dunia mistis rupanya masih menarik perhatian sebagian masyarakat. Foto-foto yang menampilkan sosok hantu kerap menjadi bahan perbincangan meski kebenarannya belum teruji.

Lihat saja apa yang terjadi di Ciamis, Jawa Barat. Warga disana heboh dengan foto penampakan hanyu bayi di RSUD Ciamis. Foto ini berhasil diabadikan petugas keamanan RS melalui telepon genggam.

Gambar diambil pada malam hari di lorong RS bekas ruang intensif gawat darurat (IGD). Dalam foto tampak jejeran kursi dan dua sepeda motor. Nah, di bagian lantai terlihat sesosok bayi yang diyakini penampakan hantu.

Hanya butuh waktu singkat, ketika gambar ini berpindah ke telepon genggam dengan fasilitas bluetooth. Warga pun dibuat penasaran, bahkan mereka menyempatkan diri ke RSUD untuk melihat lorong yang dihuni si hantu bayi.

Bila dicermati hanya dengan mata telanjang, sesosok hantu bayi tampak tidak menyatu dengan gambar dasar yakni lantai RS. Bisa jadi foto ini merupakan hasil rekayasa gambar yang sengaja dibuat untuk sekadar membuat kehebohan. Lantas, percayakah Anda?

Mahasiswa Pembuat Crop Circle Menghilang?



Warga Sleman tengah melihat lokasi yang diduga pendaratan pesawat UFO (Foto: Danang/okezone)
JAKARTA - Mahasiswa Yogyakarta yang diduga membuat lingkaran berpola atau crop circle dikabarkan menghilang dari dunia maya.

Studentmagz yang melakukan kontak pertama kali dengan sang mahasiswa tersebut, hingga kini tidak bisa melakukan kontak kembali. Dia tidak memberikan konfirmasi atas sejumlah pertanyaan sejak Senin 24 Januari lalu.

Dalam situsnya, Rabu (26/1/2011), Studentmagz mengaku terakhir melakukan komunikasi via chatting pada Senin kemarin sekira pukul 23.30 WIB. Hingga saat ini, pengelola situs belum bisa menghubungi mahasiswa tersebut.

Tidak bisa dihubungi mahasiswa tersebut, Studentmagz berkesimpulan dua penyebabnya kenapa dia menghilang:

“Pertama, nara sumber berbohong lalu takut dicerca banyak dan menyembunyikan identitas diri. Sang penulis, mungkin, merasa dibohongi dan malu karena dalam penulisan tidak melakukan cross-check terlebih dahulu,” tulisnya.

“Kedua, memang benar sang mahasiswa yang katanya kuliah di Yogya itu pelakunya, jadi tidak heran kalau dia bersembunyi karena kepolisian Sleman akan menangkapnya. Sementara sang penulis juga takut diinterogasi, dan takut disalahkan telah membuat artikel yang tak berimbang.”

Sebelumnya, seorang mahasiswa Yogyakarta mengaku sebagai pembuat lingkaran berpola di Sleman, Yogyakarta. Untuk mengerjakan hal tersebut, dia dibantu oleh lima temannya.

Mahasiswa ini mengaku membuat pola tersebut karena iseng semata. Ini dilakukan untuk menerapkan ilmu matematika yang diperolehnya dan mengembangkan seni.(kem)

Wasit ISL Kurang Bermoral


Foto: Ist
SURABAYA - Rencana PSSI bakal memakai wasit dari luar negeri menjadi bahan tertawaan Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia Saleh Ismail Mukadar. Pria yang sekaligus salah satu penggagas Liga Primer Indonesia (LPI) ini menilai PSSI latah.

Ide mendatangkan wasit luar negeri pertama kali digagas LPI karena saat itu kesulitan menemukan wasit domestik. Namun kemudian liga yang diprakarsai pengusaha Arifin Panigoro itu menunda rencana pemakaian wasit asing karena melihat masih ada potensi dalam diri wasit Indonesia.

“Itu namanya ikut-ikutan alias latah. LPI berencana memakai wasit asing, PSSI ikut-ikutan. Dulu katanya LPI kompetisi tarkam. Kayaknya sekarang orang-orang PSSI sudah kebingungan sendiri. Biar saja mereka memakai wasit asing. Kita lihat nanti bagaimana kenyataannya,” ujar Saleh.

Di temui saat menyaksikan play off kompetisi internal Persebaya, anggota DPRD Jawa Timur ini tidak yakin rencana PSSI itu bisa memperbaiki perwasitan nasional. Menurutnya, persoalan wasit bukan darimana wasit tersebut berasal.

Kualitas wasit ditentukan sebagus apa moral wasit yang dipakai PSSI. Ia membuktikan wasit di Indonesia Super League (ISL) dan Liga Primer Indonesia (LPI). Kendati menerima pendapatan sama, namun kualitas kepemimpinannya berbeda. Ia menilai ada perbedaan moral di sana.

“Ada sejumlah wasit LPI yang bekas ISL. Buktinya dia juga bagus saat memimpin pertandingan. Jadi kesimpulannya kualitas wasit ditentukan moral karena wasit ISL berada di lingkaran yang tidak sehat,” ujar Saleh. Sepanjang pengalamannya, wasit menerima tekanan dari berbagai pihak saat pertandingan.

Sekalipun memakai wasit luar negeri, jika tatanan tetap tidak ada perubahan, Saleh tak yakin PSSI bisa memperbaiki perwasitan. Suap wasit yang terdengar selama ini bukan murni disebabkan kurangnya keserjahteraan wasit, namun adanya berbagai kepentingan yang terlibat.

Pada akhirnya kinerja wasit yang demikian menciptakan sebuah kultur yang kurang sehat di kompetisi. Bahkan ketika wasit mengambil keputusan benar pun kadang bisa menjadi salah di mata publik. Sebab publik sudah sangsi dengan kualitas kepemimpinan sang pengadil.

Sementara itu, soal kesediaan Arifin Panigoro menjadi Ketua Umum PSSI, Saleh menanggapi dengan enteng. Ia malah tak yakin pengusaha minyak tersebut benar-benar berambisi maju jika ada orang lain yang berkompeten memimpin PSSI.

“Saya yakin Arifin akan mengalah kalau ada orang lain yang lebih bagus. Intinya di sini bukan siapa yang jadi Ketua Umum PSSI, tapi bagaimana perubahan yang akan terjadi. Kita sangat merindukan sosok yang bisa membawa perubahan positif,” tuturnya.

Diibaratkan sebuah kolam, menurut Saleh PSSI adalah kolam yang sudah sangat keruh. Tidak ada jalan terbaik untuk menjernihkan, kecuali dengan menguras atau membuat kolam baru. “Itu memang sulit, tapi bukan mustahil,” tandasnya. (acf)

Good Bye , Van Der Sar


Edwin van der Sar.(foto:Reuters)
LONDON – Kabar itu akhirnya datang juga.Kiper Edwin van der Sar memastikan tidak akan lagi berdiri di bawah mistar gawang Manchester United mulai musim depan. Ya, mantan kiper De Oranje ini ingin mengakhiri kariernya setelah musim 2010-2011 berakhir.

Van der Sar bergabung dengan skuad Setan Merah sejak 2005 setelah membela Fulham. Bersama Sir Alex Ferguson, Van der Sar berjasa membawa Manchester United meraih tiga gelar liga. Momen yang paling diingat sepanjang sejarah kariernya adalah saat Van der Sar menggagalkan penalti Nicolas Anelka di final Liga Champions 2008 melawan Chelsea.

“Sekarang saatnya lebih fokus kepada keluarga,” kata mantan pilar Ajax itu, dalam website manajemennya, Sport-promotion.nl, seperti dikutip Yahoo Sports, Kamis (27/1/2011).

Dalam beberapa kesempatan, di musim ini, Van der Sar selalu menegaskan masih ingin bermain, beberapa tahun lagi, sebelum menggantung sarung tangannya. Selain karena faktor usia, Van der Sar ingin lebih banyak meluangkan waktu untuk mendampingi istrinya yang sedang sakit.

“Saya tidak bisa mengingat kapan keputusan itu muncul. Katakanlah hal itu menggelayuti kepala saya ketika Annemarie mengalami stroke. Dia harus berjuang menghadapi itu.Kami memang sempat memutuskan beberapa tahun lagi di Inggris dan menetap di Manchester United, tapi di musim ini, pikiran untuk mengucapkan selamt tinggal semakin kuat,” ungkap Van der Sar.

Van der Sar yang memulai kariernya di Ajax Amesterdam sejak 1990, menjajal kompetisi di luar negeri untuk pertama kalinya di Juventus sejak 1999-2001. Setelah itu namanya sempat meredup sehingga dilepas ke Fulham hingga 2005. Namun tak disangka-sangka Sir Alex memboyongnya ke Old Trafford. Pelatih asal Skotlandia itu pun merasa puas dengan performa kiper kelahiran 1970 ini bahkan menyamakannya dengan legenda Old Trafford Peter Schmeicel.
(fit)

Fantastis ! 15 Menit, Tiga Gol !


F: Gol Dimitar Berbatov (daylife)
BLACKPOOL – Fantastis! Manchester United tetap mejaga rekor belum tersentuh kekalahan di musim ini dan kali ini Blackpool yang merasakan ketangguhan Setan Merah. Tertinggal 0-2 sejak babak pertama, United mampu bangkit dan mencetak tiga gol hanya dalam kurun 15 menit.

Bermain di Bloomfield Road, Rabu (26/1/2011), Manchester United datang menantang Blackpool yang memiliki ambisi menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan skuad Sir Alex Ferguson di musim ini.

Ancaman tuan rumah bukan tanpa hasil. Pasukan Ian Holloway ini mampu memberikan tekanan kepada sang pemuncak klasemen Premier League tersebut. Dengan semangat tinggi dan dukungan dari publik stadion, Blackpool akhirnya sukses membuka skor 1-0 di menit 15.

Adalah Craig Cathcart yang mampu memperdaya kiper gaek Edwin van der Sar. Sundulan pemain 21 tahun ini dari jarak dekat, membuat van der Sar tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

15 menit berselang tuan rumah kembali memiliki kans mencetak gol. Umpan kapten Charlie Adam kepada Varney, coba dipotong dengan sundulan oleh Nemanja Vidic. Bola malah mengarah ke gawang dan hampir masuk. Beruntung van der Sar masih bisa melakukan aksi penyelamatan.

Ferguson langsung bereaksi dengan meminta Wayne Rooney bergeser ke tengah, dari posisi awal sebagai winger. United kembali menggunakan patron 4-4-2 untuk menambah daya gedor. Hasilnya, peluang pertama dimiliki Dimitar Berbatov, sayang tendangannya masih melebar.

Alih-alih mencetak gol, Setan Merah malah kembali kebobolan. Publik stadion langsung bergemuruh saat DJ Campbell sukses memanfaatkan bola hasil umpan Adam di menit 42. Skor 2-0 menjadi hasil akhir di 45 menit babak pertama.

Tertinggal dua gol, United memulai babak kedua dengan misi mencetak gol cepat. Ryan Giggs dimasukan menggantikan posisi Gibson. Nani memberikan ancaman di menit 51, tapi tendangannya terbaca kiper Richard Kingson. Tendangan Paul Scholes meneruskan umpan Rooney juga gagal di tangan Kingson.

Rooney terpaksa ditarik keluar dan posisinya digantikan Javier Chicharito Hernandez di menit 66. Kebijakan ini diambil Fergie sebagai perjudian untuk memenangkan pertandingan. Menit 71 Chicharito nyaris memperkecil skor saat sudah berhadapan dengan kiper. Sayang tendangannya terlalu lemah dan mudah ditepis.

Kebuntuan United akhirnya pecah di menit 73. Berawal dari umpan daerah dari Nani kepada Darren Fletcher di sisi kanan pertahanan Blackpool. Fletcher melihat Berbatov di mulut gawang dalam kondisi tidak terkawal, bola pun disodorkan dan langsung disontek Berbatov untuk menjadi gol.

Tiga menit berselang papan skor kembali berubah menjadi 2-2. Kali ini perjudian Fergie membuahkan hasil. Chicharito menyongsong umpan jauh Giggs, dan tidak membuang kesempatan kedua ini untuk menyamakan kedudukan.

Kemenangan akhirnya datang di menit 87 melalui kaki Berbatov. Striker kebangsaan Bulgaria ini memang memiliki kemampuan naluri membunuh yang tinggi. Menerima bola dari Scholes, Berbatov dengan dingin melepaskan tendangan kaki kiri untuk mematikan Kingson.

Kedudukan 3-2 tidak berubah hingga akhir pertandingan, dan United membawa pulang tiga angka dalam lawatannya kali ini. Manchester United tetap kokoh di puncak klasemen dengan memimpin lima angka atas Arsenal atau raihan 51 poin dari 23 laga. Sementara Blackpool ada di posisi 12 dengan poin 28.

Susunan Pemain:
BLACKPOOL: Kingson, Eardley, Cathcart, Evatt, Baptiste, Grandin, Adam, Vaughan, Taylor-Fletcher, Campbell, Varney
Subs: Rachubka, Southern, Harewood, Ormerod, Sylvestre, Phillips, Edwards

MAN UTD: Van der Sar, Rafael Da Silva, Smalling, Vidic, Evra, Scholes, Fletcher, Gibson, Nani, Berbatov, Rooney
Subs: Lindegaard, Owen, Anderson, Giggs, Hernandez, Fabio Da Silva, Evans
(zwr)

F: Selebrasi pemain Australia (daylife)
DOHA – Australia mengamuk dan menghancurkan Uzbekistan enam gol tanpa balas pada semifinal Piala Asia 2011, di Khalifa International Stadium, Rabu (26/1/2011). Dengan demikian Australia akan menantang Jepang di final.

Keperkasaan Socceroos sudah terlihat sejak menit awal babak pertama. Uzbekistan yang tampil cukup mengesankan sejak babak penyisihan grup, tidak bisa mengimbangi kualitas lawan yang memang selevel di atas mereka.

Harry Kewell langsung membuka skor 1-0 di menit lima babak pertama. Aksi individu dan umpan satu dua Kewell, mengobrak-abrik pertahanan Uzbekistan dan tendangan keras kaki kiri Kewell menembus tiang jauh gawang Uzbekistan.

Ketinggalan 1-0 cukup mengganggu mental pasukan Vadim Abramov. Pertahanan Uzbekistan dengan mudah ditembus barisan depan Tim Kanguru. Terbukti gawang Temur Juraev kembali jebol di menit 34. Bola liar hasil tendangan bebas langsung disambar Sasa Ognenovski.

Babak kedua mutlak menjadi milik Australia dengan empat gol tercipta di kuartal kedua ini. David Carney mencetak gol ketiga di menit 66. Carney melakukan overlap dan dengan mudah menyantap umpan matang Matt McKay.

Usai gol ketiga ini, Uzbekistan semakin tertekan setelah harus kehilangan Ulugbev Bekaev yang menerima kartu merah. Bekaev diusir wasit setelah melanggar keras McKay. Hilangnya satu pemain membuat pertahanan Uzbekistan semakin longgar.

Sebuah skema serangan balik cepat diperagakan Australia. Kali ini dirancang oleh Robie Kruse untuk memberikan umpan kepada Brett Emerton yang tidak terkawal di depan gawang Juraev. Kruse menambah skor menjadi 4-0 di menit 74.

Valeri memaksa Juraev memungut bola dari gawangnya untuk kali kelima. Tendangan keras dilepaskan Valeri usai menerima umpan McKay. Kruse akhirnya menutup skor menjadi 6-0 di penghujung laga setelah Juraev gagal mengamankan bola hasil tendangan Kruse.

Susunan Pemain:
Australia: Schwarzer; Wilkshire, Neill, Ognenovski, Carney; Holman, Jedinak, Valeri, McKay; Kewell, Cahill.

Uzbekistan: Temur Juraev; Ismailov, Sakhob Juraev, Haydarov, Djeparov; Akhmedov, Kapadze, Khasanov, Karpenko; Bakaev, Shatskikh.
(zwr)